8 Stasiun Bawah Tanah Terindah Di Dunia


Kesan kotor dan jorok sering melekat pada stasiun kereta. Namun tidak demikian dengan stasiun bawah tanah di beberapa belahan dunia ini.
Jangan pernah berfikir hanya ruang dalam rumah Anda yang bisa disulap menjadi istana yang nyaman untuk bersantai, stasiun kereta pun bisa menjadi tempat nyaman sekaligus artisitik.
Di beberapa negara, stasiun kereta bawah tanah tak hanya sekedar terminal tempat pemberhentian dan pemberangkatan penumpang, tapi juga menjadi bagian dari sarana perjalanan yang menyenangkan.
Dekorasinya bahkan sangat unik, seperti berada di istana bawah tanah saat menginjakkan kaki di sana. Anda pun akan betah berlama-lama di sana. Berikut 8 stasiun bawah tanah terindah di dunia seperti dikutip dari laman All Women Talk :
1. Formosa Boulevard 
Ini adalah stasiun kota yang terletak di Kecamatan Sinsing, Kaohsiung Taiwan. Ada dua bagian berbeda dari stasiun ini yang cukup menakjubkan. Pertama, struktur atap bagian luar yang menyerupai bentuk tangan berdoa.
Kedua, Dome of  Light, atau pintu masuk stasiun. Ini merupakan proyek bangunan kaca terbesar di dunia dan diciptakan oleh seniman Italia Quagliata Narcissus. Karya seni dibuat dari 4500 panel kaca dengan ukuran diameter 30 meter .
2. Stockholm Tunnelbana 
Stasiun Tunnelbana








Kombinasi sempurna dari teknologi modern dan alami, Tunnelbana Sctockhold adalah salah satu stasiun kereta bawah tanah yang paling indah di dunia saat ini. Ketika Anda masuk ke dalam fasilitas tersebut, Anda akan merasa seperti berada di dalam gua raksasa.
Stasiun kereta bawah tanah ini terlihat indah, unik dan menakjubkan dengan gua-gua alam disandingkan dengan lift dan kereta api. Tidak hanya disain batu bawah tanah yang membuatnya terlihat alami, berbagai pola unik yang dilukis pada dinding batu juga membuatnya terlihat indah.
3. Mayakovskaya 
Stasiun Mayakovskaya








Merupakan bagian dari stasiun metro Moskow. Saat menginjakkan kaki di sana, seperti mengunjungi istana bawah tanah.
Tak hanya itu, bangunan stasiun bawah tanah ini juga sebagai bukti adanya peninggalan zaman sebelum Perang Dunia II yang dibangun oleh Arsitektur Stalinis dan interior artdeco yang menakjubkan. Fitur yang mnonjol dari bangunan ini adalah dinding-dinding marmer, kubah yang mencengangkan, dan mosaik fantastis. Stasiun ini dibuka pada tahun 1938 tetapi masih tetap beroperasi hingga saat ini.
4. Munich U-Bahn 
Stasiun Munich U-Bahn








Jika dua struktur kereta bawah tanah sebelumnya memberikan Anda sekilas dari dunia lama, stasiun Munich U-Bahn akan memberikan pengalaman yang berbeda. Jika Anda adalah penggemar seni modern, maka stasiun-stasiun ini mungkin menjadi stasiun yang Anda kagumi.
Menampilkan bangunan minimalis tapi dihiasi dengan cat , lampu dan panel dinding menakjubkan. Setiap stasiun memiliki keunikan tersendiri bahkan bisa diciptakan sebagai bagian dari dekorasi bangunan bernuansa artistik.
5. Arts et Métiers 
Stasiun Paris








Stasiun ini merupakan bagian dari Metro Paris. Melangkah ke dalam lorong stasiun yang indah ini seolah mengantar Anda ke dunia Jules Verne dengan dunia steampunkDesainernya komikus Belgia François Schuiten. Tidak hanya takjub dengan desainnya, namun stasiun ini juga menghubungkan Anda dengan museum dan pusat kerajinan saat melangkahkan kaki keluar.
6. Stasiun Olaias
Stasiun Olaias








Stasiun ini merupakan bagian dari sistem kereta bawah tanah di Lisbon, Portugal. Melihat struktur bangunannya, Anda akan langsung tahu bahwa Anda berada di tengah-tengah karya seni hidup. Perancangnya adalah kepala stasiun ini, artis Tomas Taveira.
Pelukis dan pemahat berbakat juga turut membantunya menciptakan sebuah stasiun kereta bawah tanah artistik dan benar-benar unik. Fitur dari stasiunnya yang indah membuat banyak pengunjung merasa jatuh cinta, maka tak heran banyak dari mereka yang mengabadikan dekorasi bangunan indahnya sebagai oleh-oleh perjalanan. Warna warni plafon yang kontras, serta pencahayaan yang pas, menjadikan ciri khas stasiun ini.
7. Stasiun Museum
Stasiun Museum








Dengan nama sesederhana Museum, Anda akan betah berlama-lama berada di bawah stasiun ini. Museum merupakan bagian dari garis Yonge-University-Spadina sistem kereta bawah tanah Toronto. Dibuka pada tahun 1963 tetapi setelah direnovasi, menjadi salah satu stasiun kereta bawah tanah paling indah.
Tiang-tiang penyangga stasiun ini menyerupai tiang totem, dewa Osiris Mesir, kolom Doric, kolom dari Kota Terlarang Cina, dan bentuk-bentuk rumah unik dari Perserikatan Bangsa Pertama.
 

8. Stasiun Metro Dubai
Stasiun Dubai








Dubai merupakan sebuah kota yang menawarkan keajaiban arsitektur yang mengesankan. Ini bukan kejutan, karena beberapa stasiun kereta bawah tanah di kota itu adalah bagian dari karya seni.
Seperti kebanyakan bangunan berstruktur indah di Dubai, Metro Dubai dibangun di bawah arahan pemimpin mereka yang disapa Syekh. Dua puluh tujuh stasiun terbuka hari ini, tapi masih ada delapan belas lebih stasiun dalam proses pembangunan.

READ MORE - 8 Stasiun Bawah Tanah Terindah Di Dunia

Pengelihatan Orang Tunarungu Lebih Tajam Daripada Orang Normal


Penelitian menunjukkan, mereka yang punya keterbatasan dalam pendengaran (tuna rungu) ternyata memiliki penglihatan lebih tajam dibandingkan mereka yang berpendengaran normal.
Ilmuwan di Inggris menemukan, retina mata pada orang yang terlahir sebagai tunarungu, atau kehilangan pendengaran pada usia dini, mengalami perkembangan organ penglihatan yang berbeda ketimbang mereka yang pendengarannya normal.
Perkembangan ini ternyata memberi mereka peripheral vision (penglihatan perifer) yang lebih baik, dan membuat mereka bisa melihat lebih jelas sekaligus meningkatkan kewaspadaan diri terhadap ancaman yang membahayakan.
Peneliti dari Universitas Sheffield menyatakan, sel-sel saraf pada retina mata penderita tunarungu tersebar dalam pola yang berbeda dibanding yang pendengarannya normal. 
Ini membuat mereka mampu memprioritaskan apa yang tampak pada penglihatan perifer terjauh menjadi dekat dengan telinga mereka. Penglihatan perifer adalah pandangan atau penglihatan yang mampu mengenali situasi di sekeliling. Kemampuan ini sering disebut juga penglihatan luas, yakni mampu melihat berbagai hal yang berada jauh dari titik fokus penglihatan.
Walaupun riset sebelumnya telah menunjukkan keterkaitan antara tuli dan meningkatnya penglihatan perifer, para ahli berpendapat bahwa fenomena ini melibatkan otak yang disebut visual cortex, bukan karena faktor retina. 
Dalam riset yang digagas atas nama Royal National Institute for Deaf People itu, para ilmuwan Sheffield menggunakan coherence tomography untuk memindai retina para relawan. Selain memeriksa retina, para ilmuwan juga mengukur bidang penglihatan pada kedua mata relawan untuk dibandingkan dengan hasil pemindaian retina.
Seperti yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE, peneliti mencatat adanya hubungan signifikan antara perubahan distribusi retina pada penyandang tunarungu dan pengaruhnya terhadap melebarnya penglihatan perifer mereka.
READ MORE - Pengelihatan Orang Tunarungu Lebih Tajam Daripada Orang Normal