7 Trik Ampuh Atasi Bekas Jerawat

Jerawat sering memicu timbulnya krisis percaya diri. Bukan hanya ketika meradang di sekujur wajah, jerawat juga menyandera kepercayaan diri saat meninggalkan noda-noda hitam membandel di lapisan kulit.

Jika masalah itu menyerang Anda, coba atasi noda bekas jerawat dengan cara berikut, seperti dilansir dari Beauty Riot:

1. Cegah jerawat dengan perawatan wajah rutinCara terbaik menghindari bercak-bercak luka pada wajah adalah dengan menghindari munculnya jerawat di permukaan kulit cantik Anda. Karenanya, jangan lupa untuk selalu mencuci muka sebelum Anda terlelap
dan gunakan serum vitamin wajah yang sesuai dengan jenis kulit Anda.

Jika jerawat sudah terlanjur muncul, jangan coba-coba untuk menggaruk atau mengeluarkan isinya. Menurut Whitney Johnson, Global Education Developer pada The International Dermal Institute, menggaruk dan mengeluarkan isi jerawat adalah kesalahan utama pemicu noda bekas jerawat.

Lebih baik merawatnya dengan menggunakan perawatan yang mengandung benzoil peroksida, asam salisilat atau belerang. Bahan-bahan tersebut akan membantu mengecilkan jerawat dengan cepat, memberikan Anda waktu yang sedikit untuk menciptakan bekas luka.

2. Atasi peradangan dengan cara benarHampir setiap jerawat akan mengalami peradangan dan kemerahan. Dengan mengatasi peradangannya, risiko munculnya bekas luka pun semakin kecil. Carilah bahan-bahan yang dapat mengatasi peradangan seperti ragi, licorice, teh hijau, dan oat.

3. Lawan luka jerawat baruJika Anda tidak sengaja menggaruknya atau terlanjur melukainya, segera obati luka jerawat yang terbuka tersebut dengan menggunakan exfoliant ringan. Bahan ini dapat menyingkirkan sel kulit bekas luka dan membantu menyembuhkan luka jerawat. Gunakan bahan-bahan seperti ekstrak beras, asam salisilat atau asam laktat.

Mengapa dipilih exfoliant yang ringan? Karena luka tersebut masih tergolong luka baru. Jika Anda terlalu dalam atau terlalu sering melakukan pengelupasan pada kulit jerawat, Anda justru smeakin membuatnya meradang dan mengiritasi kulit sehingga luka jerawat akan lebih dalam.

4. Perangi bekas jerawat lamaAtasi luka bekas jerawat yang telah lama menghiasi wajah Anda dengan produk-produk exfoliating dan pencerah yang mengandung ekstrak beras, asam laktat dan vitamin A. Produk-produk tersebut dapat membantu mengurangi bercak kemerahan dan coklat tua pada wajah.

5. Hilangkan lubang bekas jerawatJerawat kerap kali meningkalkan lubang-lubang pada wajah dan membuat wajah bak kulit jeruk. Walaupun sulit untuk menghilangkannya, Anda dapat mencoba proses exfoliating secara rutin. Gunakan produk yang lembut sehingga tidak memperburuh wajah Anda. Jika bekas luka terlalu dalam, dan Anda tidak dapat mengilangkannya, sudah saatnya Anda
menemui dokter kulit terpercaya.

6. Hilangkan lubang dengan jasa dokterUntuk menghilangkan lubang-lubang dalam bekas jerawat, dokter kulit Anda akan memberikan Anda retinoid seperti Retin A Micro. Dr. Vic Narurkar dari Bay Area Laser Institute di San Francisco, menyarankan Anda untuk menanyakan tentang terapi laser Fraxel atau biasa disebutnya "standar emas untuk mengobati  bekas jerawat."

Selain itu, dokter kulit pun dapat memberikan Juvederm untuk membantu bekas luka cekung sehingga terlihat mulus.

7. Sembunyikan bekas jerawatTidak dapat menunggu proses penyembuhan bekas jerawat? Mungkin Anda dapat menyiasatinya dengan menggunakan make up.

Gunakan conclear. Untuk memilih conclear yang tepat, Anda harus memilih conclear yang non-comedogenic, Anda dapat melihatnya pada kemasan dengan tulisan non-acnegenic. Gunakan conclear yang sesuai warna kulit dan hindari warna yang kemerahan. Namun, jika terdapat banyak lubang pada wajah, gunakan conclear yang satu warna lebih cerah dari warna kulit Anda.

Untuk membantu kerja conclear, gunakan primer untuk menghaluskan permukaan kulit.

Jika wajah Anda dihiasi dengan banyak bercak merah, Anda dapat menggunakan color corrector. Gunakan color corrector berwarna hijau untuk bercak kemerahan, gunakan warna karat untuk bercak abu-abu gelap atau ungu untuk menetralkan warna tersebut.

Untuk wajah dengan bercak merah, ungu atau abu-abu, aplikasikan color corrector dengan menggunakan jari pada bercak tersebut. Lalu, tumpuk dengan conclear yang sesuai. Pastikan conclear merata dengan baik. Selesaikanlah dengan foundation untuk meratakan warna kulit.

Untuk wajah berlubang, aplikasikan primer untuk menghaluskan permukaan. Lalu, aplikasikan conclear berwarna lebih terang satu warna dnegan warna kulit pada area yang berlubang. Pastikan merata dengan baik. Selesaikanlah dengan foundation.



Sumber
READ MORE - 7 Trik Ampuh Atasi Bekas Jerawat

12 Macam Bentuk Hidung Yang Perlu Di Ketahui

Memiliki hidung mancung mungkin menjadi kelebihan yang menunjang penampilan, dibandingkan hidung pesek. Namun, kriteria mancung dan pesek ini masih bisa diterjemahkan dalam belasan tipe hidung yang tentu dipengaruhi ras seseorang.  

Seorang profesor bernama Abraham Tamir dari Ben-Gurion University di Israel, nekat berkeliling pusat perbelanjaan di Eropa dan Israel untuk mengambil foto hidung yang menarik secara diam-diam. Dalam petualangan itu, ia setidaknya mampu mengumpulkan sekitar 1.300 gambar hidung. 

Dengan menganalisis bentuk hidung dalam foto-foto itu, Profesor Tamir mengklasifikasikan dalam sejumlah tipe hidung. Berikut jenis dan bentuk hidung yang perlu Anda tahu, seperti dikutip dari laman Daily Mail:

1. Hidung pesek 

Pemilik hidung seperti milik Wayne Rooney ini cenderung memiliki kepribadian yang kurang dewasa. Tipe ini diperkirakan hanya dimiliki sekitar lima persen orang di dunia.

Profesor Tamir, , mengatakan, "Hidung pesek adalah bagian atas hidung kecil yang miring di ujung. Orang dengan bentuk hidung seperti ini biasanya kurang dewasaan baik secara fisik maupun spiritual. "

2. Hidung lurus dan tajam 

Ini adalah tipe hidung seperti milik Kate Middleton. Dianggap sebagai hidung yang paling menarik. Tipe ini menjadi bentuk hidung favorit para seniman lukis. 

3. Hidung berdagingTipe ini seperti hidung milik Pangeran Philip. Pemiliknya cenderung memiliki kepribadian murah hati, emosional, senang membantu namun cukup sensitif.

4. Hidung tajam seperti burung elang Tipe hidung seperti milik Barbra Streisand ini dianggap para peneliti sebagai bentuk hidung yang tidak menarik.
   
5. Hidung klasik
Bentuk hidung seperti orang Yunani, seperti milik pesepakbola Fabregas merupakan bentuk hidung yang klasik dan sering ditemukan pada model. Bentuk hidung seperti ini diperkirakan hanya dimiliki sekitar tiga persen orang di dunia.
   
6. Hidung bengkok Pemilik bentuk hidung seperti paruh rajawali yang dimiliki pemeran Harry Potter, Daniel Radcliffe, cenderung memiliki kemampuan bisnis yang cemerlang. 

7. Hidung berujung miringKerap disebut sebagai hidung Romawi. Hidung seperti milik Tom Cruise ini menunjukkan pemiliknya memiliki sikap ambisius, berani, dan memiliki pikiran jernih. Bentuk hidung seperti ini hanya dimiliki hampir sembilan persen orang di dunia.

8. Hidung bulatDimiliki sekitar satu dari 200 orang di dunia. Bentuknya yang seperti paruh bulat terlihat pada hidung milik Leo McKern.

9. Hidung indahBentuk hidung yang mencuat sempurna seperti milik Carey Mulligan merupakan bentuk hidung yang menggambarkan keindahan. Hanya dimiliki sekitar 13 persen orang di dunia.
  
10. Hidung LeninBentuk hidung ini luas dengan lubang hidung besar. Hanya dimiliki sekitar satu dari 25 orang di dunia. 
  
11. Hidung nixonMerupakan bentuk hidung runcing dan panjang merupakan bentuk hidung yang langka yang hanya dimiliki sekitar satu dari 100 orang di dunia.
  
12. Hidung bergelombang

Bentuk hidung seperti milik Palmer Tompkinson ini diperkirakan hanya dimiliki sekitar satu dari 1.300 orang di dunia.


Sumber
READ MORE - 12 Macam Bentuk Hidung Yang Perlu Di Ketahui

6 Aturan Marah Yang Membuat Aman

Orangtua boleh menunjukkan emosi marah pada anak. Bagaimanapun, anak butuh tahu jika mereka berbuat salah. Namun, Anda perlu bijak mengelola rasa marah dan menunjukkan marah dengan cara yang aman.

Praktikkan enam cara marah yang aman berikut ini untuk diterapkan kepada anak sejak dini, dan untuk anak di segala level usia:

1. Jangan menyalahkanContohnya seperti ini, "Kamu sudah membuat Bunda pusing seharian ini." Jika tingkah laku anak membuat Anda marah, katakan dengan jelas, tetapi tidak menyalahkan. Seperti, "Bunda marah sekali karena Kakak memukul Dek Mira."

2. Jangan terapkan hukuman fisikHukuman fisik, selain dapat menjatuhkan harga diri anak, juga dapat ditiru anak. Anak akan merasa kekerasan merupakan hal yang wajar dilakukan ketika sedang marah.

3. Jangan berteriak

Karena perilakunya yang akan dikoreksi, orangtua tidak perlu sampai mengeluarkan suara keras, melotot, apalagi membentak. Hal seperti ini justru sering kali tidak tepat sasaran. Anak hanya ingat bagaimana menakutkannya saat papa atau mamanya marah, tetapi esensi mengapa mereka marah malah terlewatkan.

Lebih disarankan, ajak anak Anda duduk, jelaskan mana perilakunya yang salah, mengapa hal itu salah, dan bagaimana seharusnya.

4. Jangan memberikan label
Sekali lagi, marah juga bukan berarti memberikan label pada anak, seperti "dasar nakal" atau "dasar pemalas". Pemberian label, jika terjadi berulang, akan membuat anak bertingkah laku sesuai dengan label yang diberikan kepadanya.

5. Jangan jadikan anak sebagai pelampiasan
Persoalan, tekanan, dan kekhawatiran orangtua yang terakumulasi dapat mempermudah terpicunya rasa marah. Orangtua hendaknya dapat mencari cara yang lebih tepat untuk mengekspresikan perasaan, terutama perasaan yang terkait dengan akumulasi dari persoalan yang dihadapi orangtua. Jangan pernah melampiaskan perasaan marah karena berbagai persoalan kepada anak.

6. Jangan terlalu sering marah
Meskipun emosi marah pada anak menyimpan berbagai hal positif, sebaiknya orangtua perlu menghindarinya. Setidaknya, jangan terlalu sering marah pada anak.

Orangtua yang bisa mengelola emosinya dengan baik akan berdampak pada perkembangan pribadi anak yang juga baik.

Anak dapat mengembangkan rasa percaya diri melalui rasa aman yang tercipta. Anak juga mampu mengembangkan kematangan emosinya, tanggung jawab, kemandirian, dan anak sehat secara mental karena berada di lingkungan yang penuh rasa aman, tenteram, dan diwarnai kegembiraan.



Sumber
READ MORE - 6 Aturan Marah Yang Membuat Aman

5 Senjata Mematikan Yang Ada Pada Tubuh Wanita


Perempuan sering berada dalam posisi terjepit, dan ketakutan ketika menghadapi seorang pengganggu. Namun, entah orang itu hanya ingin iseng mencolek, atau ingin menguasai barang pribadi Anda, seharusnya Anda tidak membiarkannya.

"Perempuan jangan hanya diam, karena jika diam, pelaku akan jauh lebih berani bertindak," tegas Lia Nurlianty, pelatih Woman Self Defence of Kushin Ryu (WSDK), bela diri praktis untuk perempuan, yang bermarkas di kawasan Kopo, Bandung.

Perempuan juga perlu tahu, bahwa ada beberapa bagian dari tubuhnya yang bisa dimanfaatkan untuk membela diri, atau menyerang pengganggunya.Personal trainer dan pemegang sabuk hitam karate, Jennifer Cassetta, menciptakan Stiletto and Self Defense. Workshop-nya ini.

mengajarkan perempuan modern untuk menghindari situasi berbahaya, menjadi lebih waspada dan percaya diri, bahkan menyerang balik bila diperlukan. Ia memaparkan lima bagian tubuh perempuan yang bisa dijadikan senjata untuk menyerang lawan.

1. Kaki
Gunanya adalah untuk berlari. Jika Anda mendapati diri Anda berada dalam situasi berbahaya, tak perlu langsung berusaha melawan. Pertahanan diri pertama yang bisa Anda lakukan adalah berlari untuk meminta bantuan.
2. Suara
Berteriaklah pada si pengganggu, bila mungkin sumpahi saja dia. Karena teriakan dan sumpah serapah akan membuat penyerang Anda sadar bahwa ia tidak bisa memperlakukan Anda sembarangan. Suara Anda akan menjadi senjata yang ampuh jika digunakan dengan benar, misalnya untuk menarik perhatian orang lain. Tetapi perhatikan cara Anda berteriak. Jangan berteriak dengan suara dari tenggorokan, karena Anda bisa kehilangan suara justru saat Anda membutuhkannya. Tarik suara dari dalam perut.
3. Lutut
Jika Anda tak mampu berlari karena posisi si penyerang sudah keburu dekat dengan Anda, gunakan senjata mematikan yang ada di tubuh Anda ini. Lutut bisa digunakan untuk menendang selangkangan si pengacau. Paling tidak, dia akan langsung terkapar sehingga memberi kesempatan pada Anda untuk melarikan diri. Bila ia masih berusaha menyerang, Anda bisa melancarkan gerakan lain.

4. Siku
Siku juga merupakan senjata untuk serangan jarak dekat. Gunakan siku Anda untuk menyerang dagu, kepala, perut, atau selangkangan juga. Hal ini dimungkinkan karena siku kita terbuat dari tulang-tulang yang padat, dan dapat melukai penyerang Anda. Ketika diserang dari depan, sikutkan tangan Anda ke samping kepalanya, wajah, atau dagu sehingga kepalanya terdongak ke atas. Jika pengganggu itu menarik Anda dari belakang, sikut ulu hatinya untuk membuatnya KO. Atau, sasarkan saja pada area selangkangannya.

5. Jari-jari tangan
Bila posisi Anda dalam cengkeraman si penyerang, dan kepalanya cukup dekat dengan Anda, tikam dengan jari-jari Anda. Gunakan kuku Anda untuk mencolok matanya. Ibu jari juga bisa berfungsi dengan baik, yaitu untuk mendorong kepalanya ke belakang. Dengan demikian, area tubuhnya yang lagi terbuka, dan memungkinkan Anda untuk melonggarkan cengkeramannya. Selanjutnya, segeralah melarikan diri.

READ MORE - 5 Senjata Mematikan Yang Ada Pada Tubuh Wanita

5 Ciri-Ciri Orang Lebih Suka Melajang


Siapa sih orang yang mau melajang terus? Mungkin Anda tidak menyadari, atau tidak memercayainya, tetapi ada orang yang membiarkan dirinya terus melajang dan menikmatinya. Bagaimanapun juga, tidak semua lajang merasa tidak bahagia, atau ingin serius mencari pasangan hidup. Sebagian orang yang lain terjebak dalam kehidupan lajang tanpa tahu bagaimana keluar dari zona tersebut.
Jika Anda sempat merasakan kebahagiaan saat melajang, kehidupan berpasangan terasa kurang menarik karena situasinya sangat berbeda. Banyak perempuan yang kesal karena rencana liburan bersama teman-teman perempuan batal karena teman Anda harus menemani anak yang sakit atau ada keluarga yang harus diurusi. Ini baru salah satu contoh saja.
Kebiasaan melajang ini terlalu ringan untuk dirasakan, sampai akhirnya situasi itu terlalu kuat untuk didobrak. Semakin lama Anda hidup sendiri, semakin kuat perasaan individual ini. Seberapa pun besarnya usaha Anda untuk meyakinkan diri bahwa Anda ingin membina hubungan, dorongan untuk hidup bebas tanpa ikatan tetap muncul. Anda membuat suatu rasionalisasi bahwa kehidupan berpasangan hanya mengurangi kebebasan Anda. Padahal, rasionalisasi ini diciptakan oleh pikiran Anda sendiri untuk membuat kebiasaan melajang Anda tetap berjalan.
Nah, bila Anda mengalami hal-hal di bawah ini, berarti Anda memang mulai kecanduan.

1. Merasa tak ada pria yang cukup baik untuk Anda. Anda selalu menganggap pria yang Anda kenal terlalu tua, terlalu muda, terlalu pas-pasan (gajinya), terlalu "mas-mas" (cara dandannya), terlalu cempreng (suaranya), dan lain sebagainya. Terlalu picky membuat Anda tidak bisa menemukan seseorang karena tidak ada orang yang sempurna. Namun, Anda merasa berhak bersikap picky karena bagaimanapun Anda tak boleh sembarangan menerima pinangan seorang pria.

2. Selalu tertarik pada pria beristri. Jika Anda selalu merasa bahwa satu-satunya orang yang Anda sukai adalah yang tidak memiliki masa depan dengan Anda, artinya Anda punya masalah besar. Anda tidak mungkin menginginkan cinta, tetapi mengejar orang yang tidak mampu memberikan cintanya secara utuh untuk Anda kan? Akhirnya, Anda menikmati saja status sebagai kekasih gelap pria beristri.

3. Menjadi sosialita sepanjang waktu. Anda sengaja mengisi buku agenda dengan banyak acara sosial, dan menghadirinya bersama teman-teman pria ataupun wanita. Anda berharap untuk bisa bertemu seorang pria di ajang-ajang sosial ini. Hal ini tidak akan berhasil karena jauh di lubuk hati sebenarnya Anda tidak benar-benar siap bertemu pria yang memenuhi harapan Anda.

4. Kecanduan bekerja. Kebalikan dari si sosialita tadi, jika Anda kelewat sibuk dengan pekerjaan atau bisnis Anda, Anda tidak akan menyediakan waktu untuk bersenang-senang. Ambisius, atau punya tujuan yang ingin dicapai dalam karier memang baik, tetapi banyak orang yang akhirnya membenamkan diri dalam pekerjaan untuk menghindari keintiman dari hubungan romantis.

5. Bersembunyi. Menghadiri acara-acara kencan kilat atau berkencan lewat dunia maya sebenarnya bukan pilihan para lajang. Sebab, situasinya tidak nyaman. Namun, bersosialisasi dan berkencan dengan pria-pria baru membutuhkan keberanian karena Anda harus keluar dari zona nyaman Anda. Anda tidak ingin melakukan "PR" Anda, tetapi keengganan ini juga menjadi alasan lain untuk menghindari hubungan yang nyata.

Untuk mendobrak kecanduan ini, yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah menerima kenyataan bahwa Andalah yang menciptakan problem percintaan Anda sendiri. Kemudian, tanya pada diri Anda sendiri, mengapa Anda begitu takut membina hubungan lagi. Sembuhkan lebih dulu rasa sakit hati yang membuat Anda ragu untuk memasuki hubungan romantis dan terbuka terhadap pengalaman sosial. Terakhir, bayangkan ketika Anda berada dalam hubungan yang sehat. Tidak selamanya hidup berpasangan atau berkeluarga itu tidak menggairahkan, lho.

READ MORE - 5 Ciri-Ciri Orang Lebih Suka Melajang

12 Tipe Perempuan Lajang


Setiap orang pasti memiliki pemikiran dan impian-impian tentang suatu hubungan yang bahagia. Michelle Cove, seorang penulis, melakukan penelitian dengan mewawancarai lebih dari 100 perempuan. Dia mencoba menentukan apa saja yang menjadi keinginan dan mimpi dari para perempuan lajang tentang suatu hubungan. Setelah mewawancarai para peremuan tersebut, Cove menyimpulkan semua keinginan dan impian tersebut dalam 12 kategori.

1. Pencari "soulmate"
Perempuan ini percaya setiap orang memiliki belahan jiwa dan ia akan melakukan apa saja untuk bisa menemukan "the one". Sayangnya, kadang-kadang ia terlalu terfokus untuk mencari pria yang tepat sehingga melewatkan pria-pria lain yang mungkin akan cocok untuknya.

2. Ingin bangkit
Lajang yang baru saja mengakhiri hubungan yang menyakitkan akan melakukan apa pun yang bisa dilakukan untuk bangkit dari keterpurukan dan menjadi lebih baik. Ia tidak menyesali apa yang terjadi dan berusaha mengambil hikmah dari semua peristiwa yang terjadi.

3. Mengalir saja
Perempuan seperti ini lebih suka membiarkan hidupnya mengalir begitu saja. Dia lebih suka hidup sendiri daripada berburu pria dengan berbagai cara. Bila akhirnya ia bertemu jodoh, hal itu terjadi secara alami.

4. Menunggu
Mereka percaya dengan kisah-kisah dongeng, di mana para perempuan menunggu untuk "diselamatkan" oleh seorang pangeran. Perempuan ini yakin suatu saat akan ada pria yang mampu mengangkat kehidupannya dan ia memilih menunggu kehadiran pria tersebut.

5. Telat kawin
Seumur hidupnya ia memuaskan keinginan dirinya untuk meraih kepuasan, entah itu dalam karier, pergaulan, maupun pencapaian lainnya. Ketika akhirnya ia merasa sudah waktunya mencari calon suami, ia menghentikan begitu saja segala aktivitas yang semula menjadi prioritasnya.

6. Tipe bebas
Perempuan pada kategori ini selalu mengkhawatirkan apakah dia harus memilih antara hidup sendiri dan berkomitmen. Biasanya, dia akan memilih hidup sendiri, tetapi bebas menentukan arah hidupnya.
7. Ingin menikah
Perempuan ini biasanya baru akan berkhayal tentang suatu pernikahan setelah seumur hidupnya tidak memedulikan konsep pernikahan. Hal ini biasanya terdorong oleh suatu peristiwa besar yang membuka pikirannya bahwa sesuatu yang semula diyakininya ternyata tidak tepat.

8. Pembelot
Perempuan yang tak lagi ingin hidup dengan cara yang sama yang dijalani komunitasnya meskipun dulunya ia juga penganut gaya hidup tersebut. Ia ingin menemukan cara yang sesuai dengan pilihan hatinya meskipun itu berarti harus meninggalkan teman-temannya.

9. Ingin beda
Perempuan yang ingin menikah, tetapi juga merasakan kekuatan untuk menjalani suatu pernikahan yang tidak konvensional. Perbedaan itu bisa dimulai sejak menentukan konsep pernikahannya.

10. Menjadi ibu
Perempuan ini selalu berpikir, suatu saat ia pasti akan menjadi ibu. Namun, dia berharap tidak ada orang lain yang mendesaknya segera mewujudkan harapannya itu. Bahkan, kadang-kadang ia sebenarnya merasa tidak harus menikah untuk mempunyai anak.

11. Lambat dan mantap
Perempuan ini, mungkin juga seperti kebanyakan perempuan pada umumnya, berharap menikah pada waktu yang tepat. Sementara itu, dia akan berusaha sekuat tenaga untuk tidak menghiraukan segala desakan atau tekanan dari teman-teman atau keluarganya untuk segera menikah.

12. Para perintis
Perempuan ini merasa kehidupan pernikahan tidak cocok untuknya. Maka, ia mencoba menemukan cara baru untuk mendapatkan kebahagiaan.

Setiap orang pasti memiliki kategori sendiri karena pada dasarnya jalan hidup setiap orang memang berbeda. Tidak ada orang yang sempurna dalam menjalani sebuah hubungan. Jadi, termasuk dalam kategori apakah Anda?

READ MORE - 12 Tipe Perempuan Lajang

9 Hal Yang Membuat Orang Lama Melajang

Merasa ada semacam "pola" dari para pria yang mencoba mendekati Anda? Pola yang dimaksud adalah pola ketika para pria yang mengajak Anda kencan hanya bertahan 1-2 kali, lalu ia menghilang begitu saja? Padahal masih tahap awal dan Anda merasa semua baik-baik saja. Kenapa, ya? Coba cek hal-hal berikut yang bikin pria batalpedekate:

1.Keluh Berlebihan

Tentu, adalah hal yang wajar untuk membicarakan hal dialami hari ini saat Anda dan si dia sedang menjalani kencan. Tetapi perlu diwaspadai mengenai apa yang akan diceritakan. Mungkin akan terasa baik-baik untuk menceritakan mengenai hectic-nya hari kerja Anda, atau argumen yang Anda hadapi dengan rekan kerja pagi tadi, atau marah-marah karena tak bisa menemukan lahan parkir. James Wadley, Ph.D., pengarang Would You Marry You? mengatakan, "Sebaiknya tanggalkan sikap menyebalkan dan sukar dipuaskan itu di rumah saat Anda akan pergi kencan. Khususnya kencan-kencan pertama. Penting untuk memperlihatkan sikap yang mudah beradaptasi (supel), tenang, dan seksi."

2.Apa Rencanamu 5 Tahun ke Depan?
Pikir-pikir lagi, deh untuk mengajukan pertanyaan semacam ini kepada teman kencan Anda. Pasalnya, pertanyaan semacam ini membuatnya merasa seperti sedang menjalani wawancara kerja. Inti untuk berkencan memang untuk mengenal si teman kencan, tetapi bukan untuk membicarakan rencana 5 tahun ke depannya.

3.Melihat Kelajangan Sebagai Masalah

Inilah alasan mengapa wanita merasa dirinya terlalu "picky" atau "needy", ujar Karin Anderson, penulisIt Just Hasn't Happened Yet. Tak jarang, wanita memalsukan kepribadiannya karena hal ini. "Ketika para wanita berlaku seperti orang lain dengan upaya disukai oleh pria, secara alami mereka akan menarik pria-pria yang salah, sehingga akan menarik pria-pria dengan kepribadian yang salah," jelasnya.

4.Tidak Berteman dengan Wanita Single Lain
Bertemu dan berteman dengan wanita-wanita lajang lain adalah hal yang cukup penting. Bahkan hampir sama penting dengan berkencan. Ketika Anda bertemu dan berteman dengan wanita-wanita lain yang juga melajang, Anda tak memiliki teman yang menendang Anda untuk mencoba pergi dan bertemu orang-orang lain. Akan lebih mudah dan nyaman untuk berkumpul dengan teman-teman yang sudah menikah/sudah punya pasangan ketimbang memotivasi diri supaya bisa bertemu pria lain.

5.Terlalu Banyak Nonton Film Chick Flicks
Film-film yang "cewek" banget, semacam drama romantis atau situasi komedi percintaan seringkali memberikan bayangan yang salah mengenai romantisme. Ketika Anda terlalu banyak menyaksikan drama semacam ini, Anda pun akan membuat semacam ekspektasi drama atau bayangan mengenai tipe pria idaman dalam benak Anda. Padahal, ketidaksempurnaan seseorang adalah hal yang membuatnya menarik, dan ini tidak berarti ia bukan orang yang tepat untuk Anda.

6.Pergi Ramai-ramai
Penulis Last One Down the Aisle Wins, Shannon Fox, mengatakan, bahwa banyaknya teman untuk pergi hang out bersama adalah dalam jumlah 3 orang. Jika Anda pergi sendirian, Anda akan terlihat terlalu rentan dan putus asa. Pergi berdua akan terlalu mudah tak imbang, mana ada pria yang mau mengajak Anda berbincang jika ia tahu bahwa teman Anda akan diam dan bengong saat ia sedang sibuk berkomunikasi dengan Anda? Pergi berempat akan terasa mengintimidasi, pria pun akan takut merisikokan dirinya berada dalam pantauan wanita-wanita yang kemungkinan akan mengkritisi dirinya.

7.Terlalu Banyak Berandai-andai
Oke, berandai-andai dan mengangankan sosok pasangan yang tepat untuk Anda memang menyenangkan dan perlu. Tetapi, tak berarti Anda bisa langsung menolak setiap pria yang mendekati Anda tetapi jauh dari bayangan Anda, kan? Siapa tahu justru pria yang datang itu dan jauh dari angan Anda itulah yang sebenarnya tetap untuk Anda.

8.Hanya Berbicara Seperti yang Ia Ingin Dengar
Kadang, saking butuh seseorang untuk ada di sisi, wanita bisa mengusahakan segala cara untuk membuat si dia merasa nyaman. Bahkan hanya mengucapkan kata-kata yang sekiranya ingin ia dengar dan berusaha keras untuk membuatnya terkesan. Padahal, akan lebih mudah untuk Anda berdua jika sama-sama tulus dan terbuka menjadi diri sendiri.

9.Terlalu Banyak Minta Saran Tentang Cinta
Anda mungkin saja punya banyak teman dekat dan bercerita tentang segalanya kepada mereka. Mereka pun selalu update dengan langkah-langkah yang dilancarkan oleh si dia. Tetapi bukan berarti mereka harus mendengarkan keseluruhan nasihat cinta dari mereka. Cukup dengarkan 1-2 teman terdekat Anda untuk bantuan saran tentang cinta. Atau, tanyakan pada diri Anda sendiri, apakah Anda benar-benar butuh saran tentang cinta, acapkali, Anda sebenarnya sudah tahu harus melakukan apa. Cobalah untuk memercayakan intuisi Anda dan be yourself!



Sumber
READ MORE - 9 Hal Yang Membuat Orang Lama Melajang